Video Premiere: Killed By Butterfly live at Synchronize Fest 2019

Gemuruh emo kembali terdengar pada hari kedua gelaran Synchronize Fest​ 2019 tepatnya pada hari kedua, Killed By Butterfly membawa kembali era keemasan emo di Lake Stage. Bagi sebagian kalangan yang tumbuh di remaja di era awal 2000-an pasti setuju kalau genre emo adalah tren di kancah musik di seluruh dunia.

Grup band Killed Butterfly awalnya terbentuk karena masing – masing personelnya merupakan mahasiswa Universitas Trisakti. Band ini terbentuk pada periode tahun 2003-2004. Band ini beranggotakan Ade (drum), Rid (gitar), Gogo (bass), dan Roma (gitar).

Pada awal terbentuknya, band ini bernama Seeking Isabelle. Namun lambat laun mereka mengganti namanya dengan Killed by Butterfly yang diakui personelnya bahwa tidak ada makna filosofis di balik nama band ini.

Pada tahun 2008 di bawah naungan indie label, Killed by Butterfly mengeluarkan album perdana mereka yang berjudul SANITY/INSANITY yang langsung diterima dengan hangat oleh para penggemar musik metal.

Di album perdana ini mereka mengusung empat lagu. Salah satu lagunya yang berjudul “REGRET / STARING TO YOUR DEATH” bercerita tentang kegelapan dalam diri manusia.

Sebelum ini, mereka sempat menggunakan nama Killed dalam EP terakhir mereka bertajuk Arsenic​, namun secara spesial di Synchronize Fest 2019 mereka kembali lagi menggunakan nama yang membesarkan mereka yaitu Killed by Butterfly.

Penampilan Killed By Butterfly di Synchronize Fest 2019 ini tidak boleh banget kamu lewatkan, pasalnya genre inilah yang menjadi salah satu skena berpengaruh sampai sekarang dalam memajukan industri musik di Indonesia.

Pantau segala inforrmasi aktual Synchronize Fest melalui akun Twitter dan Instagram @synchronizefest. Untuk info komplit silakan kunjungi situs resmi https://synchronizefestival.com

About Demajors News

Editorial Board at Demajors News Room.

View all posts by Demajors News →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *