5 Rilisan Terbaru demajors: Mocca, Sajama Cut, Feast, dll.

Selaku label rekaman dan jaringan distribusi musik, demajors terus berkomitmen mencari talenta-talenta baru untuk dikabarkan kepada dunia. Selama dua dekade terakhir demajors telah bekerja sama dengan berbagai musisi dan band dari beragam genre musik. Ini sekaligus sebagai upaya pengarsipan karya dari khazanah musik Indonesia.

Berikut adalah kumpulan album berkategori new release yang ada di rak katalog demajors. Beri kesempatan bagi telinga anda untuk menikmati karya musik mereka. Siapa tahu ada yang menarik atau mungkin selera kita sama.

Selamat datang di katalog terbaru demajors!

MOCCA – Day By Day
“…Day By Day masih kaya akan elemen musik pop. Mocca belum sepenuhnya melangkah jauh dari akar mereka. Hanya saja di album ini, akar tersebut bercabang ke berbagai genre berbeda. Kekayaan instrumen yang diadopsi ke dalam ‘Brand New Day’ dan ‘Everything Is Gonna Be Fine’ menjadi bukti pengalaman dan kematangan Mocca secara musikalitas,” menurut ulasan dari situs Cultura. “Album studio keenam ini akan menjadi salah satu yang terbaik dari Mocca…”

SAJAMA CUT – Godsigma
GODSIGMA merupakan album penuh kelima mereka sepanjang karirnya selama dua dekade ini. Berbalut riff gitar yang gegap gempita, melodi yang catchy namun “digembosi” lirik sarat sarkasme serta aransemen yang lebih organik dibanding album-album sebelumnya, GODSIGMA terdengar seperti arah baru yang manis untuk Sajama Cut.

VIRA TALISA – Primavera
Bak Primavera alias musim semi, itu adalah salah satu musim yang menurut Vira Talisa cocok untuk dianalogikan sebagai awal harapan baru yang tumbuh seperti bunga yang mulai mekar setelah musim dingin berkepanjangan. Dia berharap bahwa nuansa positif dan bercahaya yang ditawarkan oleh kehangatan musim semi bisa tergambar pada album ini.

DWIKI DHARMAWAN – Hari Ketiga
Album ini merupakan dokumen aural, yang menampilkan empat musisi yang sangat terinspirasi dalam bentuk puncak, menyanyikan kisah mulia planet Bumi kita ke alam semesta yang tak terhingga luasnya. Entri logbook menceritakan pertemuan antara musik tradisional Indonesia, rock progresif tahun ’70-an, klasik Barat, jazz bebas, soundscape ambient, jazz fusion, dan banyak lagi.

FEAST – Multiverses
SuperMusic memberi nilai 7.5 dari 10 dan memuji keberanian Feast dalam hal-hal yang dibicarakan pada album ini, namun mengkritik eksperimen yang dianggap “tak signifikan”. Farid Amriansyah, kontributor dari Maternal Disaster mengomentari “lemah konsepsi” album tersebut sebagai album konsep, namun secara keseluruhan memuji album ini dan menjelaskan bahwa Feast tak bisa dianggap enteng.

Semua album di atas bisa didapatkan melalui situs demajors.comdemajors App, maupun di seluruh jaringan (at)demajors.

About Demajors News

Editorial Board at Demajors News Room.

View all posts by Demajors News →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *